PT KAJ Klarifikasi Tentang Surat Penolakan Warga Desa Golo Leleng

Labuan Bajo | Mabaraktual. Com | PT. Karya Adhi Jaya (KAJ) melalui kuasa hukum nya Siprianus Edi Hardum, melakukan Klarifikasi terkait pemberitaan surat penolakan Warga kampung Indrong, desa Golo Leleng, kecamatan Sano Ngoang, Manggarai Barat, Yang ditujukan kepada dinas Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT). Terkait rencana aktivitas Galian C PT. KAJ di Wae Wako, Wae Lempar, Wae Racang pada 6 Januari 2024.

Menurut Edi Hardum, bahwa itu tidak benar. Karena, berdasarkan surat dan keterangan lisan dari warga kampung Indrong serta pengakuan kepala desa Golo Leleng, menyambut baik kehadiran PT. KAJ untuk berinvestasi di desa tersebut.

“Bahwa isi berita a quo tidak benar karena berdasarkan surat dari warga kampung Indrong dan keterangan lisan warga kampung Indrong serta kepala desa setempat, bahwa Kepala desa dan warga Golo Leleng justru menyambut baik kehadiran PT. Karya Adhi Jaya untuk berinvestasi di desa Golo Leleng termasuk di kampung Indrong ” Jelas Edi Hardum, dalam surat Klarifikasi yang diterima Mabaraktual di Labuan Bajo (16/03/2024).

Meski demikian ia mengaku, warga desa Golo Leleng pernah mengeluarkan surat pada 6 Januari 2024, tentang keberatan dari masyarakat atas kehadiran PT. KAJ dan PT. Sinar Lembor. Untuk melakukan penambangan galian C di wilayah wae Lempar desa Golo Leleng.

“Bahwa warga desa Golo Leleng memang telah mengeluarkan dua surat. Pertama, yang dikeluarkan tertanggal 6 Januari 2024 yang berisi: waerga berkeberatan atas kehadiran PT. Karya Adhi Jaya dan PT Sinar Lembor untuk melakukan penambangan galian C di wilayah Wae Lempar desa Golo Leleng, ” jelas nya.

Namun pada tanggal 19 Januari 2024 warga kembali membuat surat dengan dua poin, yakni warga menolak kehadiran PT. Sinar Lembor untuk melakukan aktivitas Galian C di wilayah wae Lempar, karena tidak melakukan sosialisasi.
Selain itu warga meminta PT. KAJ untuk meninjau kembali batas izin sepanjang 200 meter timur Wae Wuas.

“Bahwa peninjauan kembali sepanjang 200 meter artinya warga desa Golo Leleng tidak menolak kehadiran PT. Karya Adhi Jaya di desa Golo Leleng tetapi hanya ingin memperjelas perselisihan sepanjang 200 meter di bagian timur itu,” kata Edi Hardum.

Menurut Edi Hardum surat tertanggal 19 Januari 2024 membatalkan surat tertanggal 6 Januari 2024. Karena, isinya tidak sesuai aspirasi warga desa Golo Leleng.

“Bahwa isi surat tertanggal 6 Januari 2024 bertolak belakang dengan keinginan warga terhadap PT Karya Adhi Jaya,” lanjut nya.

Ia menjelaskan PT. KAJ telah melakukan sosialisasi pada 3 Juni 2023 Dihadiri kepala desa Golo Leleng, BPD dan warga termasuk warga yang mengajukan surat pada tanggal 06 Januari 2024.

“Bahwa PT. Karya Adhi Jaya telah mengantongi surat dukungan warga dan rekomendasi dari kepala desa Golo Leleng”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *